Waktu Terbaik 🕟 Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

"Ibu dan kata Rindu"

(..)red/Nov Ibu, aku hampir hancur diakhir tahun yang tidak pernah menentu akan  b anyak teriakan serta kata bahkan sikap cemooh dari yang bernama manusia. Ibu, sepertinya aku sangat lelah hingga kadang aku ingin pergi menyusul ke tempat ibu berada, membenci seolah aku harus di paksa berjalan dan berdiri dengan jemari – jemariku. Ibu, sudah hampir satu tahun ibu pergi ke tempat paling indah yang banyak orang bilang adalah tempat ternyaman, tapi aku tidak bisa melihatnya lagi, boleh aku sedikit bercerita tentang banyak gelisah ketika aku mau berpergian aku selalu menayakan dimana barang yang sedang aku cari, ibu selalu menemukannya dan menyimpan nya untuku ketika kecerobohan ku dan sifat karena aku pelupa, juga banyak cemas yang seperti berjalan dan diam - diam berlari terus mengikutiku, kadang nafasku saja sesak mau nya diajak berlari sampai terkadang tidak tahu arah kemana aku berlabuh dan menemukan rumah. Ibu, aku minta maaf atas semua kekelirauan dan ketidaktahuan ku. ...

Waktu Terbaik 🕟


 

·        Waktu terbaik

 Kadang aku ingin hidup di kepalamu, agar aku tau semua jawabannya, aku hanya sebuah perasaan yang berhadapan dengan tubuhmu, didalam tawa yang tua dan pudar aku masih tersenyum di balut pikiran yang runyam. Kehadiran  pernah bahkan selalu memberikan warna dan cerita, kita selalu dihadapkan dengan sesusatu yang tak terduga, kita hanya perlu memahami bahwa kita akan selalu berproses melalui setiap kesulitan dan keterpurukan hidup. Akhirnya kita bisa melihat setiap halnya pada perspektif yang berbeda, berilah luang untuk setiap waktu karena pada akhirnya setiap hal pasti ada jawabannya. Waktu terbaik ketika kita pernah bertemu disana,.



Taukah kamu ketika kamu pergi awan dan langitpun murung tak berwarna,

Taukah kamu ketika kamu pergi meninggalkan bisikan dan senyuman lembut daun dan ranting murung tak berwarna.

Biarkan mata dan telinga ini merekam kita pernah bertemu disana hanya untuk perpisahan.

Aku mendengar ada suara lirih menangis di sorot matamu suara degup jantung berbicara seolah terjemahkan kata aku tak mau kehilanganmu.

Semuanya masih dan pernah terekam bersama sorai suara angin yang mendekap tak tersentuh.


Komentar

Postingan Populer