Entri yang Diunggulkan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ctrl + Alt + Del - Menghapus Rasa
(...)
Kalau Allah bilang tidak, bagaimana?
Aku hampir menyerah, bisikmu lirih
sambil menyela air mata.
Aku tahu cinta itu perkara saling,
saling menerima, memaafkan satu dan lainnya bukan terus memaksa dan menyalahkan.
Yang aku tahu seorang perempuan jatuh cinta dengan apa yang dia dengar dan laki-laki jatuh cinta dengan apa yang dia lihat. Senyumnya kala itu di bingkai foto berwarna putih kadang membisukan, kadang memabukan apalagi di pandang lama-lama. Selama ini yang tak pernah aku bayangkan adalah kau sanggup tinggalkan diriku ketika aku sedang berdiri disampingmu, mencoba untuk menenangkan hatimu, mencoba melepaskan bebanmu yang dalam mimpi pun aku tak sempat terbangun. Meskipun kita tidak harus berjalan dengan sepatu yang sama, tidak harus berlayar kearah tujuan dengan perahu yang sama.
Kini melupakan adalah soal perihal waktu dan mengendalikan rasa adalah perihal keikhlasan antara pikiran dan hati. Sulit terbayangkan ego dan emosi bersamaan masuk terjebak dalam pikiran memecahkan masalah rasa yang harus aku hapus sendiri. Semua tak bisa kuhilangkan dan kubunuh secara perlahan, tawa dan senyuman hanya sebuah kebohongan terindah yang pernah kubuat. Seiring waktu, kebijaksanaan membuatku paham bahwa ada kalanya hidup memang akan selalu meluruskan sesuatu yang kusut. Semuanya tentang menghapus rasa.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar