Gurita Bersayap Kupu-Kupu Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

"Ibu dan kata Rindu"

(..)red/Nov Ibu, aku hampir hancur diakhir tahun yang tidak pernah menentu akan  b anyak teriakan serta kata bahkan sikap cemooh dari yang bernama manusia. Ibu, sepertinya aku sangat lelah hingga kadang aku ingin pergi menyusul ke tempat ibu berada, membenci seolah aku harus di paksa berjalan dan berdiri dengan jemari – jemariku. Ibu, sudah hampir satu tahun ibu pergi ke tempat paling indah yang banyak orang bilang adalah tempat ternyaman, tapi aku tidak bisa melihatnya lagi, boleh aku sedikit bercerita tentang banyak gelisah ketika aku mau berpergian aku selalu menayakan dimana barang yang sedang aku cari, ibu selalu menemukannya dan menyimpan nya untuku ketika kecerobohan ku dan sifat karena aku pelupa, juga banyak cemas yang seperti berjalan dan diam - diam berlari terus mengikutiku, kadang nafasku saja sesak mau nya diajak berlari sampai terkadang tidak tahu arah kemana aku berlabuh dan menemukan rumah. Ibu, aku minta maaf atas semua kekelirauan dan ketidaktahuan ku. ...

Gurita Bersayap Kupu-Kupu



Pernah menyinggahi hati, pernah meratapi yang telah lalu, pernah mencoba bangkit pelan-pelan, semua itu pernah aku lakukan, apa yang saat ini kamu lakukan sama adalah apa yang saat itu kamu lakukan jauh lebih baik. Sekarang lakukan yang terbaik jika tidak, kamu mungkin menyesal di kemudian hari. Perlahan kita mulai terbiasa tanpa sedikitpun bahasan sehari-hari, kita mulai berani secara terang-terangan bahwa kita mampu membunuh semua kenang, bukan belajar kembali menaruh hati pada seseorang yang lebih baik, tetapi belajar kalau setiap rasa takdir yang kamu pikir menyakitkan. 

Tapi tahukah kamu, apa rasa sakit yang paling membingungkan, adalah ketika kamu harus menunggu atau melupa. Dan ada yang lebih sulit dari itu yaitu merelakan dan mengikhlaskan. Tak apa, karena semua rasa memang punya waktu dan cara nya masing-masing. “Seperti gurita bersayap kupu-kupu. Kuat di tikam rindu, tegar disiksa cemas”.


Komentar

Postingan Populer