"Ibu dan kata Rindu"
(..)red/Nov
Ibu, aku hampir hancur diakhir tahun yang tidak pernah menentu akan banyak teriakan serta kata bahkan sikap cemooh dari yang bernama manusia.
Ibu, sepertinya aku sangat lelah hingga kadang aku ingin pergi menyusul ke
tempat ibu berada, membenci seolah aku harus di paksa berjalan dan berdiri dengan jemari
– jemariku.
Ibu, sudah hampir satu tahun ibu pergi ke tempat paling indah yang banyak orang bilang adalah tempat ternyaman, tapi aku tidak bisa melihatnya lagi, boleh aku sedikit bercerita tentang banyak gelisah ketika aku mau berpergian aku selalu menayakan dimana barang yang sedang aku cari, ibu selalu menemukannya dan menyimpan nya untuku ketika kecerobohan ku dan sifat karena aku pelupa, juga banyak cemas yang seperti berjalan dan diam - diam berlari terus mengikutiku, kadang nafasku saja sesak mau nya diajak berlari sampai terkadang tidak tahu arah kemana aku berlabuh dan menemukan
rumah.
Ibu, aku minta maaf atas semua kekelirauan dan ketidaktahuan ku.
Ibu, aku minta
maaf karena sejauh ini belum bisa menjadi seseorang aku yang dekat dengan sang maha Pencipta.
Ibu aku ‘RINDU’

Komentar
Posting Komentar