Satu dari sekian sakral. Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

"Ibu dan kata Rindu"

(..)red/Nov Ibu, aku hampir hancur diakhir tahun yang tidak pernah menentu akan  b anyak teriakan serta kata bahkan sikap cemooh dari yang bernama manusia. Ibu, sepertinya aku sangat lelah hingga kadang aku ingin pergi menyusul ke tempat ibu berada, membenci seolah aku harus di paksa berjalan dan berdiri dengan jemari – jemariku. Ibu, sudah hampir satu tahun ibu pergi ke tempat paling indah yang banyak orang bilang adalah tempat ternyaman, tapi aku tidak bisa melihatnya lagi, boleh aku sedikit bercerita tentang banyak gelisah ketika aku mau berpergian aku selalu menayakan dimana barang yang sedang aku cari, ibu selalu menemukannya dan menyimpan nya untuku ketika kecerobohan ku dan sifat karena aku pelupa, juga banyak cemas yang seperti berjalan dan diam - diam berlari terus mengikutiku, kadang nafasku saja sesak mau nya diajak berlari sampai terkadang tidak tahu arah kemana aku berlabuh dan menemukan rumah. Ibu, aku minta maaf atas semua kekelirauan dan ketidaktahuan ku. ...

Satu dari sekian sakral.

 
(...)

Kepergian dengan semua cerita yang tersisa hanya surat-surat yang penuh janji dan kuas bekas yang pernah ku lukis wajahmu diatas kanvas berwarna putih itu.

Agar tak lupa tetap menunggu kepulangan meski diam-diam hampir hanyut bersama suara deruan ombak tak menepi.

Agar tak lupa tetap menyala dalah hati yang redup, kini, menyamar pudar menjadi abu yang berbayang di atas awan menutup sorai peraduan malam.

Ternyata ia diam-diam mengumpat di balik dinding jendela kayu kamar tua, yang diam-diam hanyut di telan oleh bumi, senyap tanpa sapa, di dalam sakral yang terus menghantuiku sampai sekarang.


by:Civcivkiz


Dan entah dasar apa? aku seperti tak yakin terhadap pernyataan itu, tetapi benar begitu adanya.

Aku bukan hanya ingin menyentuh namun memeluk utuh pun merawat resah entah itu apa dan bagaimana caranya. dan bodohnya dari segala yang bernyawa bukan seutuhnya harapan, pujian-pujian kesal tidak tertata, bimbang-bimbang  rasanya seperti di suruh bangun agar bahagia ku pamit bersembunyi di ujung angan-angan yang bergurau.






dummocop.22

Komentar

Postingan Populer