MEM - BIRU Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

"Ibu dan kata Rindu"

(..)red/Nov Ibu, aku hampir hancur diakhir tahun yang tidak pernah menentu akan  b anyak teriakan serta kata bahkan sikap cemooh dari yang bernama manusia. Ibu, sepertinya aku sangat lelah hingga kadang aku ingin pergi menyusul ke tempat ibu berada, membenci seolah aku harus di paksa berjalan dan berdiri dengan jemari – jemariku. Ibu, sudah hampir satu tahun ibu pergi ke tempat paling indah yang banyak orang bilang adalah tempat ternyaman, tapi aku tidak bisa melihatnya lagi, boleh aku sedikit bercerita tentang banyak gelisah ketika aku mau berpergian aku selalu menayakan dimana barang yang sedang aku cari, ibu selalu menemukannya dan menyimpan nya untuku ketika kecerobohan ku dan sifat karena aku pelupa, juga banyak cemas yang seperti berjalan dan diam - diam berlari terus mengikutiku, kadang nafasku saja sesak mau nya diajak berlari sampai terkadang tidak tahu arah kemana aku berlabuh dan menemukan rumah. Ibu, aku minta maaf atas semua kekelirauan dan ketidaktahuan ku. ...

MEM - BIRU

(twenty)/

Pernah kah kamu bertahan dengan seseorang yang membuat mu bisa bertahan sejauh yang tak pernah kamu bayangkan, tapi dia telah mengecewakanmu berkali-kali hingga kamu mati rasa dengan hati. Kecewa sering jadi teman, dan bertahan menjadi satu-satunya hal yang tidak mau harus kamu pilih, merasakan proses jatuh bangun,, mungkin orang lain hanya tau apa yang terlihat saja dan tidak hanya memperhatikan bagian bahagianya,



 setiap orang mempunyai fase dalam sebuah hal memahami. Itulah terkadang kita selalu terburu-buru mengambil suatu keputusan karena pendapat kebanyakan orang, bukan percaya akan kata hati, karena dalam suatu yang kita bangun ada yang tidak sejalan dan sesuai. Pernah sekuat itu mencintai manusia hingga akhirnya aku pun membiru, cemburu yang selalu berbisik dalam diam, seperti terlepas meski tak terlihat dan tidak pernah digenggam. Karna jatuh hati bukanlah sebuah rencana tetapi doa yang merubah takdir.


Komentar

Postingan Populer