Saling Menyimpan Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

"Ibu dan kata Rindu"

(..)red/Nov Ibu, aku hampir hancur diakhir tahun yang tidak pernah menentu akan  b anyak teriakan serta kata bahkan sikap cemooh dari yang bernama manusia. Ibu, sepertinya aku sangat lelah hingga kadang aku ingin pergi menyusul ke tempat ibu berada, membenci seolah aku harus di paksa berjalan dan berdiri dengan jemari – jemariku. Ibu, sudah hampir satu tahun ibu pergi ke tempat paling indah yang banyak orang bilang adalah tempat ternyaman, tapi aku tidak bisa melihatnya lagi, boleh aku sedikit bercerita tentang banyak gelisah ketika aku mau berpergian aku selalu menayakan dimana barang yang sedang aku cari, ibu selalu menemukannya dan menyimpan nya untuku ketika kecerobohan ku dan sifat karena aku pelupa, juga banyak cemas yang seperti berjalan dan diam - diam berlari terus mengikutiku, kadang nafasku saja sesak mau nya diajak berlari sampai terkadang tidak tahu arah kemana aku berlabuh dan menemukan rumah. Ibu, aku minta maaf atas semua kekelirauan dan ketidaktahuan ku. ...

Saling Menyimpan


 

Ada ruang di dalam kalimat yang saru hampir tak terlihat hingga aku membacanya pun, bergumam seolah ingin mengartikan apa yang tertulis di dalam buku yang ku temukan berdebu di dalam sebuah peti tua di bawah ranjang kamarku. Aku mulai membuka halaman perjalan hingga aku menemukan sebuah kalimat diantara halaman demi halaman yang berisikan sebuah rasa tersimpan dan tidak akan pernah tersampaikan, bahwa soal rasa tak pernah bisa dirasakan hanya dengan memandangmu dari sudut kejauhan dan itu hanyalah tentang jarak, tidak pernah tercipta apabila tidak ada harapan dan itu hanyalah tentang harap sebuah hati. 



Hati mungkin takkan mampu berbicara tentang rasa dan tentang kamu adalah rasa yang telah semua terjadi saat semua saling menyimpan rindu dan pertemuan di setiap titik waktu yang terus berputar dan tak pernah kembali.


<Kl>


Komentar

Postingan Populer