Entri yang Diunggulkan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Waktu Terbaik
(...) >
Terkadang aku ingin hidup di kepalamu, agar aku
tahu semua jawabannya, aku hanya sebuah perasaan yang berhadapan dengan tubuhmu,
di dalam tawa yang tua dan pudar aku masih tersenyum di balut pikiran yang
runyam. Kehadiran pernah bahkan selalu
memberikan warna dan cerita, kita selalu dihadapkan dengan sesuatu yang tak
terduga, kita hanya perlu memahami bahwa kita akan selalu berproses melalui
setiap kesulitan dan keterpurukan hidup. Akhirnya kita bisa melihat setiap
halnya pada perspektif yang berbeda, berilah luang untuk setiap waktu karena
pada akhirnya setiap hal pasti ada jawabannya. Waktu terbaik ketika kita pernah
bertemu disana.
(..) -
Tahukah
kamu ketika kamu pergi awan dan langit pun murung tak berwarna,
Tahukah
kamu ketika kamu pergi meninggalkan bisikan dan senyuman lembut daun dan
ranting murung tak berwarna.
Biarkan
mata dan telinga ini merekam kita pernah bertemu disana hanya untuk perpisahan.
Aku
mendengar ada suara lirih menangis di sorot tajam matamu suara degup jantung berbicara
seolah terjemahkan kata, aku tak mau kehilanganmu.
Semuanya
masih dan pernah terekam bersama sorai suara angin yang mendekap tak tersentuh.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar