Hari Ulang Tahun Paus dan Kecantikan Ester* Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

"Ibu dan kata Rindu"

(..)red/Nov Ibu, aku hampir hancur diakhir tahun yang tidak pernah menentu akan  b anyak teriakan serta kata bahkan sikap cemooh dari yang bernama manusia. Ibu, sepertinya aku sangat lelah hingga kadang aku ingin pergi menyusul ke tempat ibu berada, membenci seolah aku harus di paksa berjalan dan berdiri dengan jemari – jemariku. Ibu, sudah hampir satu tahun ibu pergi ke tempat paling indah yang banyak orang bilang adalah tempat ternyaman, tapi aku tidak bisa melihatnya lagi, boleh aku sedikit bercerita tentang banyak gelisah ketika aku mau berpergian aku selalu menayakan dimana barang yang sedang aku cari, ibu selalu menemukannya dan menyimpan nya untuku ketika kecerobohan ku dan sifat karena aku pelupa, juga banyak cemas yang seperti berjalan dan diam - diam berlari terus mengikutiku, kadang nafasku saja sesak mau nya diajak berlari sampai terkadang tidak tahu arah kemana aku berlabuh dan menemukan rumah. Ibu, aku minta maaf atas semua kekelirauan dan ketidaktahuan ku. ...

Hari Ulang Tahun Paus dan Kecantikan Ester*



Gorilla & Hamster Part VI*


friday im in love..



:))

Hari jumat sore itu setelah jam pulang sekolah, setelah jam pelajaran berakhir dan setelah lonceng bel sekolah terdengar (apakah cukup lengkap untuk mengatakan sebenarnya pulang sekolah), hehehe… kita janjian akan pergi ke sebuah mall di dekat sekolah untuk membeli hadiah sebuah sepatu untuk kakaknya ester, oh iya aku lupa bahwa ester adalah anak ke dua dari dua saudaranya kakanya ester bernama paus, perbedaan rentan empat tahun lebih tua dari ester tak merubah pandanganku bahwa. 

Ester adalah seperti malaikat kecil nan lentik tak bersayap yang dikirim-Nya untuku,dan hari itu paus berulang tahun ke dua puluh satu, aku dan ester sepakat membelikan sepasang sepatu untuk paus, yaaa katanya itu sepatu yang paling paus suka ketika beberapa minggu sebelumnya ester meminta memilihkan sepasang sepatu dan warna yang cocok, setelah membelikan hadiah untuk paus yang akan di berikan nanti malam, kami pun berjalan kembali ke sebuah tempat makan favorit kami, apalagi yang ester sangat suka avocado coklat yang di barengi dengan senyuman tipis tak membuat ku merasa lelah hari itu menemaninya, dan tiba malam dimana malam itu aku terpesona melihat seperti seorang bidadari turun dari sebuah tangga dengan menggunakan gaun panjang berwarna putih, mata pun seolah tak ingin berkedip atau bahkan menoleh kemanapun, jarang sekali aku menatap sosoknya yang sangat indah seperti manja purnama yang lentik menghiasi sebagian semesta. Aku terdiam sejenak tanpa sadarku membayangkan apakah ini yang di bilang banyak sebagian orang jika bidadari itu ada?

:))
Senyumnya dan tatapan matanya kala turun dari tangga rumahnya mencoba sedang membiusku, nyatanya membuatku tak sadar sampai-sampai ia sudah ada tepat di belakangku, membisikan di dekat telingaku “terimakasih yah” dan aku menoleh kebelakang, warna lipstik di bibirnya seolah aku ingin mengatakan kamu sangat cantik malam ini dengan gaun yang sangat indah, tak bisa aku berkata apapun seperti ketika aku pertama kali melihatnya. Acara segera di mulai dan betapa meriahnya malam itu kita saling berpegangan tangan dan menyayikan lagu sheila on'7. S
eolah berada di dalam ruang yang hanya kita berdua di langi ribuan bintang memendang kita sebagai malam yang indah saat semasa sma dulu, akhirnya malam itu berakhir dengan lagu yang sangat romantis dari salah satu band yang kala itu sangat cukup terkenal dan kulihat keluarga ester sangat bahagia pada malam itu, ada senyum yang berbeda dan juga mata yang berbinar secerah purnama sempurna dan aku mencintainya lebih dari segala apapun.


Komentar

Postingan Populer