Entri yang Diunggulkan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Buka puasa tanpa bapak di tahun yang ke empat
Tahun ini yang kala itu masuk bulan Agustus dua ribu sepuluh, bulan yang sangat di tunggu-tunggu oleh umat muslim di dunia, tapi tidak dengan cerita aku (goo*) keluarga kami yang sangat pernah kehilangan sosok, seseorang pemimpin, pelindung dan yang sangat aku kagumi. Bapak selalu memberikan kami sebuah energi yang sangat besar untuk keluarga dan beliau juga adalah teladan dari keluarga kami (3). Sepertinya tak terasa sudah hampir empat tahun kami di tinggalkan bapak pergi untuk selama-lamanya. Aku, ibu dan semua keluargaku selalu ingat sosok bapak yang setelah kami sahur menjadi imam di dalam keluarga, banyak hal tentang bapak yang terkadang sampai saat ini kami masih mengangap bapak itu ada didekat kami, saat kami duduk diantara kursi dan meja makan, banyak yang selalu bapak ceritakan kepada anak-anaknya, ada canda dan tawa di setiap momen-momen makan bersama, apalagi ketika di bulan ramadhan,(1) sesak rasanya dan terkadang mata ini berlinang ketika adzan berkumandang untuk melaksanakan berbuka puasa, hampir sudah empat tahun bapak tiada, ibu yang terkadang murung kulihat sepertinya merasakan hal yang sama padaku, saat adzan dan senja pun tertutup setengah awan berkumandang dengan merdunya, aku berdua dengan ibu karena semnjak bapak tiada, aku merasakan apa arti rindu dan apa arti kehilangan.(5), sebenarnya banyak cerita yang sangat berharga bersama bapak namun apa daya, doa'ku kepada bapak tidak akan berhenti sampai kapanpun.
== Al-fatihah
==
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar