Entri yang Diunggulkan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
HARI ke duaratus enampuluh tujuh
Terimakasih sudah melakukan yang terbaik, terimakasih sudah sampai
hari ini masih bersedia bersama pelukan-pelukan dan hal-hal yang paling baik,
aku bisa saja mengingikanmu untuk menjadi sempurna, pergi dan tak mau memahami
kekeliruan yang terjadi diantara kita, terlambat
datang saat pertama kali bertemu. Tapi aku sadar bahwa terlalu menginginkan
sempurna adalah cita-cita seorang langit, aku bukan langit aku bukan juga
rintikan hujan yang tak di inginkan. Aku adalah aku aku yang mencintaimu dengan
sederhana berusaha berdamai dengan keegoisan dan keangkuhan yang sering
berkelahi dengan pikiranku. Aku tidak bilang kalau aku bikjaksana, tapi aku
mulai belajar menerjemahkan dalam mendengar, dalam merasakan apa yang terjadi
dan telah terjadi, aku lupa terkadang dengan apa yang ada di pikiranku, sungguh
dengan segala tentang kita, tanpa banyak aku dibuat khawatir yang menjadi
bagianmu adalah hal menjadi sebagai sebuah kebiasaan baik untuk aku, dan yang
bukan tentang kita seperti ikan paus di lautan dan bunga-bunga kertas menjdi
pasir itu bukan kita. Tak sengaja denganmu aku tak ingin sendiri berjalan sendiri,
berbicara sendiri hingga malam-malam itu sendiri aku hanya ingin berdua
denganmu, bercerita tentang banyak hal sampai akhir nafas ini berhenti.
Tak sampai disitu, memang bukan sebuah suatu kebetulan
ketika hari itu kita bertemu dengan hal terbaik kamu di dalam hidupku. Harusnya aku selau tahu akan indah pada hari ini,
hari dimana aku bertumbuh dan berproses becerita tentang kita.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar